source: goo.gl/images/CuNeFf Hari itu, saya baru saja membagikan satu tulisan opini di sosial media saat seorang teman mengirimkan komentarnya, "Saya juga sering beropini kak, tapi nda sampai tulisan ji , cuman satu kalimat" Namanya Wira, adik kelas masa SMA dulu. Wira mengakui ketertarikannya beropini, meskipun tidak selalu sempat dituliskan. "Contoh, women's worries nowadays : kecantikan, jodoh, dan gaya hidup." Wira lanjut menjelaskan salah satu opininya. "Ini bisa dituliskan loh. Saya juga akan menulis tentang ini." Saya membalas komentarnya dengan ajakan untuk menulis, karena menurut saya opininya menarik. Unik saja rasanya mendengar opini tentang kekhawatiran wanita dari sudut pandang pria. Percakapan-percakapan tentang kecantikan, jodoh, dan gaya hidup bagi para wanita, memang hal yang sudah sangat familiar. Hanya saja, bagaimana jika tiga hal ini - kecantikan, jodoh, dan gaya hidup - pada akhirnya dipandan...
Komentar
Posting Komentar